Pohon Ajaib Versi Jack the Giant Slayer


TEMPO.CO, Jakarta--"Fee-fi-fo-fum! Aku mencium darah manusia. Hidup atau mati, aku akan menggiling tulangnya untuk membuat kue." Begitulah kata raksasa dalam dongeng yang kerap didengar Jack sebelum ia tidur. Bukan hanya Jack saja yang suka mendengar legenda itu. Pun Isabelle. Dan keduanya begitu mempercayai mitos sang raksasa.



Kala dewasa, Isabelle (Eleanor Tomlinson), putri Kerajaan Albion, kabur dari istana. Isabelle ingin berpetualang. Namun cuaca memaksa dia berteduh dalam gubuk Jack (Nicholas Hoult). Pertemuan itu ternyata awal dari petualangan Isabelle bersama Jack. Sebab tanpa diduga, tumbuhlah pohon kacang raksasa yang melahap rumah Jack. Membawa Isabelle ke langit. Membuat dongeng raksasa menjadi kenyataan.



Jack the Giant Slayer film adaptasi dari dongeng Jack and the Beanstalk. Sebelum Jack the Giant Slayer, sudah banyak gambar bergerak yang mengangkat kisah si Jack: Mickey and the Beanstalk; Jack-Wabbit and the Beanstalk; atau Puss in Boots. Bedanya dengan hikayat Jack and the Beanstalk, film-film itu mencantumkan tokoh si angsa bertelur emas.



Jack the Giant Slayer sendiri tidak memasukkan tokoh angsa. Tapi plotnya tetap tak serupa dengan Jack and the Beanstalk. Dalam dongeng, tak ada putri cantik yang diculik si raksasa. Makhluk gigantisme itu pun hanya sepasang, suami-istri. Tapi di film ini, sutradara Bryan Singer memasukkan ratusan tentara raksasa. Tak hanya pemakan manusia, mereka juga suka merusak dan mencuri perhiasan.



Mengusung genre petualangan, Jack the Giant Slayer memang penuh kejutan. Bila cerita lain pohon ajaib tumbuh di luar rumah atau tanah lapang, di sini tanaman itu hidup dari bawah rumah Jack. Batang dan daunnya pun merayap di seluruh dinding, menyelimuti rumah hingga ke atap. Bahkan bangunan kayu itu ikut terangkat, terus ke langit, dengan Isabelle di dalamnya. Babak yang lebih menegangkan ketimbang film terdahulu.



Yang rada mirip dengan Puss in Boots, ada musuh dalam selimut di Jack the Giant Slayer. Namanya juga musuh dalam selimut, tentu saja mereka adalah orang dapat dipercaya. Setidaknya dianggap begitu, meski sesungguhnya tidak. Penjahat terselubung itu adalah Lord Roderick (Stanley Tucci). Lelaki tua yang direncanakan akan menikahi Isabelle.



Film petualangan dengan musuh terselubung di dalamnya memang keahlian Bryan Singer. Toh dia sudah menggarap sederet film laga fiksi. Sebut saja X-Men, X2, Superman Returns, Valkyrie, dan X-Men: Days of Future Past yang akan meluncur 2014 nanti. Jadi kalau soal plot, bisa dipastikan Anda tak akan kecewa dengan Jack the Giant Slayer.



Hanya saja, untuk kostum, rasanya jaket yang dikenakan Jack terlalu modern. Dipadukan dengan celana panjang dan baju mirip kaus, jaket cokelat Jack begitu pas di badan. Dan ada kapuchon tau topi yang menempel di bagian belakang. Sungguh berbeda dengan kebanyakan tokoh film legenda yang memakai jubah kebesaran.



Jack the Giant Slayer memang adaptasi dari dongeng. Tapi film ini tak cocok ditonton anak di bawah umur. Sebab ada beberapa adegan yang mendekati kekerasan, meski tak tampil secara vulgar. Sesuai label yang tertera di poster, penonton film ini sebaiknya usia remaja ke atas.



Jack the Giant Slayer


Sutradara: Bryan Singer


Produser: Neal H. Moritz, David Dobkin, Bryan Singer, Patrick McCormick, dan Ori Marmur


Penulis naskah: Darren Lemke dan David Dobkin


Adaptasi: Jack and the Beanstalk


Pemain: Nicholas Hoult, Eleanor Tomlinson, Stanley Tucci, Ian McShane, Bill Nighy, dan Ewan McGregor


Distribusi: Warner Bros. Pictures


Genre: Aksi, fiksi, fantasi, petualangan


Durasi: 114 menit



CORNILA DESYANA



You're reading an article about
Pohon Ajaib Versi Jack the Giant Slayer
This article
Pohon Ajaib Versi Jack the Giant Slayer
can be opened in url
http://newslentamente.blogspot.com/2013/03/pohon-ajaib-versi-jack-giant-slayer.html
Pohon Ajaib Versi Jack the Giant Slayer

0 comments:

Post a Comment